2. Komputer dan Komponennya.
Komponen komputer bisa kita pisah menjadi komponen dalam dan komponen tambahan (peripheral). Komponen dalam komputer berupa CPU, Motherboard, RAM, Hard drive (CD/DVD drive, Floppy Drive, Hard disk), dan juga kartu2 seperti Sound Card, VGA Card, TV Tuner Card dll. Sekarang kita bahas lebih rinci lagi ya.
2.1. Prosesor (CPU)
Prosesor atau CPU (Central Processing Unit) adalah chip yg terdiri dari
jutaan transistor. CPU berfungsi sebagai otaknya komputer dalam memproses data.
Untuk komputer kelas desktop, standar menggunakan Prosesor Intel
Pentium 4 atau Prosesor AMD Athlon 64. Semakin berat program yang
dijalankan, maka tuntutan prosesor dengan kapasitas besarpun lebih besar.
2.2. Motherboard
Motherboard memiliki beberapa fungsi penting yaitu untuk menentukan dan mengatur alat yg akan dipasangkan di komputer, selain itu juga mengontrol komponen komputer dan menentukan kemampuan sistem.
Oleh karenanya Motherboard merupakan komponen utama dalam komputer. Yah, kalo bicara motherboard rasanya gak bakal selesai, so singkat aja Motherboard memiliki komponen penting seperti soket, chipset sistem dan bermacam slot seperti slot prosesor, slot RAM, slot Ekspansi, dan juga port-port yg gak kalah penting dalam kegiatan berkomputer ria seperti port USB, mouse, keyboard, port untuk printer firewire, dsb. pokoknya penting deh. Tapi hati2 kalo mau mengganti motherboard, karena soket menentukan jenis prosesor yg akan kita gunakan.
2.3. RAM (Random Access Memory)
RAM adalah komponen komputer yg berfungsi sebagai memori atau penyimpan data sementara ketika kita menjalankan program komputer.
Jadi, begitu komputer mati, data yg terekam pd RAMpun terhapus.
Gampangannya begini, apabila kita termasuk pengguna program2 berat dan sekaligus banyak, kebutuhan akan RAMpun (Pastinya bukan RAM Punjabi) semakin besar. Setidaknya minim komputer kita sudah mempersunting memori 256MB.
2.4. Kartu VGA
Sering pula kita sebut kartu video dan kartu grafis. Kartu Video ini berguna untuk mengolah tampilan (display) pada layar komputer kita. Kartu video sangatlah penting karena menentukan kualitas gambar.
2.5. Kartu Suara Kartu suara juga memegang peranan penting. Karena kartu ini berfungsi sebagai input dan output suara.
2.6. Hard Disk Drive (HDD)
Biasanya kita cukup menyebutnya Hard disk. Tentu kita tau Hard disk sangatlah penting karena berguna sebagai media penyimpanan (Storage) data2 dan program bahkan sebagai boot device utama komputer.
Hard disk berbeda dgn RAM. Hard disk bisa menyimpan data secara permanen meski komputer dalam keadaan mati. Semakin besar kapasitas suatu hard disk, maka data yg bisa disimpanpun semakin banyak.
2.7. Floppy disk (Disket)
Kita mungkin sudah hampir melupakan komponen satu ini. Tidak heran kalo sudah banyak yg meninggalkannya karena selain jadul, media penyimpanan berbentuk kotak tipis ini juga memiliki banyak kelemahan diantaranya berdaya tampung sangat minimalis (tak lebih dari 1,44MB) dan data yg tersimpanpun rawan rusak.
2.8. USB Flash Drive
Media penyimpanan yg biasa kita sebut Flash disk ini memang selain praktis, daya tampungnyapun sudah cukup besar.
2.9. CD Drive
Apabila kita ingin membakar CD, maka kita membutuhkan CD Drive yg berfungsi untuk membakar (Burning). Biasanya kita sebut dengan CD-RW. Sedangkan kalau kita hanya memiliki CD Rom biasa, artinya CD Drive kita hanya bisa digunakan untuk membaca.
2.10. CD (Compact Disc)
Setidaknya ada 2 tipe keping CD yg kita kenal yaitu CD-R (Recorder) yang hanya bisa ditulisi saja dan CD-RW (ReWritable) yang bisa ditulis berulang-ulang. Untuk kapasitas, CD yang paling banyak beredar adalah CD 80 menit yang mampu menyimpan data sampai 700MB.
2.11. DVD Drive
Sama dengan CD Drive, DVD Drive pun menentukan jenis DVD apa apa saja yg bisa didukung.
2.12. DVD (Digital Versatile Disc)
Pernah pula disebut sebagai Digital Video Disc karena fungsi awalnya sebagai media penyimpan Video. Perbedaan antara DVD dengan CD cukup jelas. Apabila sebelumnya kakak bilang CD hanya mampu menampung data hingga 700MB, maka DVD bisa menampung mulai dari 4.7 GB sampai 17GB. Tapi yg 17GB mahal bo! Harganya bisa lebih
dari 30rb perkeping.
2.13. Casing
Casing adalah tempat disatukannya komponen2 komputer. Kakak masih sempat menikmati yg namanya casing desktop waktu SMP. Casingnya tidur gak berdiri seperti yg sekarang2 ini. Standarnya sih orang menggunakan Casing Mid Tower. Casing jenis ini sudah dilengkapi 5 drive bay eksternal (tempat buat masang CD/DVD Drive) dan 2/3
drive bay internal juga FDD serta memiliki pendinginan yg cukup.
Disamping itu masih ada Casing Full Tower yg bodinya tinggi (bisa sampe 90cm) tapi tentu saja lebih mahal.
2.14. Power Supply
Komputer2 baru sekarang ini membutuhkan daya yang lebih besar karena semakin tingginya pula keinginan untuk memasang beragam peripheral. Usahakan membeli power supply yg berkualitas daripada nyesel belakangan. Karena kualitas yg buruk bisa merusak komponen komputer yg lain. Didalam sebuah power supply sudah terintegrasi
setidaknya sebuah cooling atau kipas pendingin. Sekedar catatan buat yang memiliki komputer berprosesor super lebih baik menggunakan pendinginan lebih dengan menggunakan Heat Sink. Pemasangan heat sink adalah dengan memasang keping logam pelepas panas diatas komponen komputer yang diinginkan. Sementara heat sink itu sendiri
diletakkan dibawah kipas untuk membuang panas tadi melalui lubang ventilasi.
2.15. Monitor
Monitor adalah salah satu output device terpenting dalam dunia perkomputeran (halah…). Standarnya kita memiliki komputer berukuran 15”. Karena harga LCD sudah mulai terjangkau maka banyak orang yang sudah beralih dari jenis monitor CRT ke LCD. Tentu saja, layar monitor LCD meski lebih mahal memiliki banyak keunggulan diantaranya tidak
merusak mata karena minim radiasi, konsumsi listrik yg lebih kecil dan berbodi tipis sehingga lebih ringan dan mudah dipindah-pindah.
2.16. Keyboard
Kalau monitor adalah out device utama, maka keyboard adalah input device utamanya. Seperti kita tau keyboard digunakan untuk mengetikkan bermacam perintah dan juga data untuk kemudian diolah oleh komputer kita. Saat ini kibor dengan teknologi wireless atau nirkabel sudah mulai banyak digunakan para pengguna komputer desktop. Keunggulan kibor jenis ini tentu saja agar tidak dibatasi kabel. Bisa mengetik dari sekian
jarak. Bahkan ada yg sudah memakai virtual kibor segala. Kakak tau pas nonton Pimp My Ride di Tipi.
2.17. Mouse
Mouse pertama kali dikenalkan pada tahun 1984. Ada 3 jenis mouse yang kita kenal yaitu wheel mouse, mouse optik, dan mouse laser.
• Wheel mouse
Mouse jenis ini sudah banyak ditinggalkan orang karena ketidak-praktisannya (mesti bersihin bola segala). Selain itu pointernya juga suka nyendat2 dan kurang akurat.
• Optical Mouse
Mouse ini sudah tidak menggunakan bola lagi melainkan LED (Light Emitting Diode) berwarna merah untuk menyinari permukaan.
Keunggulannya dibanding wheel mouse adalah lebih tahan lama, tidak mudah kotor, pointer jalan mulus dan bisa digunakan tanpa bantuan mouse pad.
• Laser mouse
Sebenernya mouse laser ini adalah pengembangan dari mouse optik.
Kalau mouse optik masih memancarkan sinar merah, maka mouse ini sudah tidak lagi atau hampir gak keliatan. Kelebihannya dibanding mouse optik, dia bisa digunakan hampir dipermukaan apapun termasuk kalo kita lagi lesehan diwarnet cukup modal paha udah oke.
Sama halnya dengan kibor, teknologi mousepun sudah merambah wireless. Maka terciptalah mouse teknologi nirkabel yaitu mouse bebas kabel.
kepraktisan dan tentu saja jangan maksa beli wireless mouse kalo
kantong cuma cukup buat nraktir temen es dawet di GOR Petro (Tridarma)
2.18. Voltage Regulator (Stavolt)
Kondisi tegangan listrik yang tidak stabil seperti yang sering terjadi di Palu akhir2 ini (Untung kakak gak ikut Umi pindah Palu xixixii) sangatlah membahayakan perangkat komputer. Oleh karena itu, penggunaan Voltage Regulator atau biasa kita sebut Stavolt sangatlah penting. Stavolt yg baik mampu menstabilkan tegangan yg naik turun dengan baik pula. Maka dianjurkan (anjuran kakak siy ^_^) agar membeli stavolt yang berkualitas.
2.19. UPS (Uninterrupted Power Supply)
Fungsi UPS adalah untuk mempertahankan supply listrik. Jadi, kalo tiba2 listrik padam, komputer tidak akan langsung mati. Logikanya UPS juga bisa membantu keawetan komponen komputer. Biasanya UPS berkualitas baik sudah sekalian berfungsi sebagai stavolt. Jadi tidak perlu menggunakan stavolt lagi.
2)Perlengkapan yang di lakukan sebelum perakitan
Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
* Komponen komputer
* Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
* Buku manual dan referensi dari komponen
* Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
rakit2.jpg
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
* Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
* Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
3) 01.MOUSE PORT
02.PARALEL PORT
03.LAN PORT
04.LAN PORT
05.LINE IN PORT
06SPEAKER PORT
07 HEADSET PORT
08USB PORT
09USB PORT
10.MONITOR
11.modem
12. keyboard
4)System panel konektor LED= 2 PIN PW LED HIJAU 7 PUTIH
System panel konektor BTN = 2 PIN PWRBTN ORANGE 7 PUTIH
System panel konektor HDD LED =2 PIN PWRHEDLED MERAH & PUTIH
System panel konektor RESET = 2 PIN PWRRESET UNGU & PUTIH
5) BIOS =BASIC INPUT OUTPUT SYSTEM
USB= UNIT SERIAL BUS
VGA= VIDEO GRAFICK ADAPTOR
RAM= RANDOM ACCES MEMORY
ROM= READ ONLY MEMORY
HDD= HARD DISK DRIVE
6)MERAH = + 5 VOLT
KUNING= + 12 VOLT
HITAM= GROUND
UNGU= + 3 VOLT
7)
Pengertian Mainboard Berserta Gambar, Komponen Dan Fungsi
Seperti yang kita tahu bahwa komponen hardware ada yang disebut Central
Processing Unit (CPU). CPU merupakan otak dari komputer yang menjadi kendali utama
komputer. Terdapat banyak komponen-komponen didalamnya, salah satunya adalah
Mainboard atau Motherboard. Dikatakan demikian karena Mainboard merupakan
komponen atau elemen utama yang ada dalam CPU. Mainboard merupakan papan sirkuit
yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU untuk pemasangan
hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah sebagai media tempat untuk
menghubungkan komponen-komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga
merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada Mainboard terpasang pula kabel
penghubung dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus listrik agar
Mainboard dapat bekerja.
Papan Induk (Mainboard/Motherboard)
Ok, Sekarang Waktunya mengenal lebih jauh tentang perangkat-perangkat yang ada dalam PC :)
Komponen-komponen motherboard
1. Konektor Power
Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power
supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing
yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri
dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di
situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang
utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard. Kabel ini
terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri
atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua
tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah
bertipe ATX.
Gb. Konektor power
2. Socket atau Slot Prosesor
Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan prosesor Anda. Model
paling lama adalah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau opular
dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan
Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk prosesor model lama
(sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan
Socket 370. Socket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya
sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk prosesor
bikinan Intel. Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah
Socket A, di mana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370.
Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk
keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan
disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor
AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.
Gb. Slot prosessor
3. North bridge controller
VIA VT8751A yang memberikan interface prsessor dengan frekuensi
533/400MHz, yang mensupport intel Hypertheading Tecnologi, interface
system memory yang beropersi pada 266MHz, dan interface AGP 1.5V yang
mendukung spesifikasi AGP 2.0 termasuk write protocol dengan kecepatan
4X.
Gb. North bridge controler
4. Socket Memori
Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat
komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi
sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang
masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul.
Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah.
Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard
sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.
Gb. Slot memory
5. Konektor Floppy dan IDE
Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer
seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah
motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan
yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan
motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.
Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan
pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana
menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki
tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut
menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di
konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan
dikenali oleh omputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan
kabel floppy dengan pin di motherboard.
Gb. Konektor floppy dan IDE
6. AGP 4X slot
Slot port penyelerasi gambar ini mensupport grafik card mode 3.3V/1.5V
AGP 4X untuk aplikasi grafis 3D.
Gb. Slot AGP
7. South bridge controller
Peripheral kontroler terintegrasi VIA VT8235 yang mensupport berbagai
I/O fungsi termasuk 2-channel ATA/133 bus master IDE controller,
asmpai 6 port USB 2.0, nterface LCP super I/O, interface AC’97 dan PCI
2.2.
Gb. South bridge controller
8. Standby Power LED
Led ini menyala jika terdapat standby power di motherboard. LED ini
bertindak sebagai reminder (pengingat) untuk mematikan system power
sebelum menghidupkan atau mematikan mesin.
Gb. LED
9. PCI slots
Pegembangan slot PCI 2.2 32-bit in9i mensopport bus master PCI cart
eperti SCSI atau cart LAN dengan keluaran maksimum 133MB/s.
Gb. Slot PCI
10. PS/2 Mouse Port
Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse.
Gb. Mouse port
11. Port Paralel dan Serial
Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu
motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard
tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel
bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer,
scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal
tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel. Port serial
biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse.
Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam
motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam
motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang
merepotkan.
Gb. Port parallel dan seria
]
12. RJ-45 Port
Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat
network.
Gb. RJ-45 Port
13. line in jack
jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio
lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.
Gb. Line in jack
14. line out jack
jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada
mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.
Gb. Line out jack
15. microphone jack
jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel
funsi jack ini rear speaker out belakang.
Gb. Microphone jack
16. USB 2.0 port 1 dan port 2
kedu port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk
menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
USB 2.0 port 1 dan port 2
17. USB 2.0 port 3 dan port 4
kedu port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk
menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
Gb. USB 2.0 port 3 dan port 4
18. Video Graphics Adapter Port
Port 15-pin ini adalah untuk VGA monitor atau VGA perangkat lain yang
kompatibel
1. Konektor Power
Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power
supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing
yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri
dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di
situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang
utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard. Kabel ini
terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri
atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua
tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah
bertipe ATX.
Gb. Konektor power
2. Socket atau Slot Prosesor
Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan prosesor Anda. Model
paling lama adalah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau opular
dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan
Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk prosesor model lama
(sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan
Socket 370. Socket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya
sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk prosesor
bikinan Intel. Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah
Socket A, di mana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370.
Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk
keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan
disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor
AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.
Gb. Slot prosessor
3. North bridge controller
VIA VT8751A yang memberikan interface prsessor dengan frekuensi
533/400MHz, yang mensupport intel Hypertheading Tecnologi, interface
system memory yang beropersi pada 266MHz, dan interface AGP 1.5V yang
mendukung spesifikasi AGP 2.0 termasuk write protocol dengan kecepatan
4X.
Gb. North bridge controler
4. Socket Memori
Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat
komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi
sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang
masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul.
Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah.
Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard
sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.
Gb. Slot memory
5. Konektor Floppy dan IDE
Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer
seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah
motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan
yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan
motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.
Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan
pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana
menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki
tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut
menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di
konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan
dikenali oleh omputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan
kabel floppy dengan pin di motherboard.
Gb. Konektor floppy dan IDE
6. AGP 4X slot
Slot port penyelerasi gambar ini mensupport grafik card mode 3.3V/1.5V
AGP 4X untuk aplikasi grafis 3D.
Gb. Slot AGP
7. South bridge controller
Peripheral kontroler terintegrasi VIA VT8235 yang mensupport berbagai
I/O fungsi termasuk 2-channel ATA/133 bus master IDE controller,
asmpai 6 port USB 2.0, nterface LCP super I/O, interface AC’97 dan PCI
2.2.
Gb. South bridge controller
8. Standby Power LED
Led ini menyala jika terdapat standby power di motherboard. LED ini
bertindak sebagai reminder (pengingat) untuk mematikan system power
sebelum menghidupkan atau mematikan mesin.
Gb. LED
9. PCI slots
Pegembangan slot PCI 2.2 32-bit in9i mensopport bus master PCI cart
eperti SCSI atau cart LAN dengan keluaran maksimum 133MB/s.
Gb. Slot PCI
10. PS/2 Mouse Port
Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse.
Gb. Mouse port
11. Port Paralel dan Serial
Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu
motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard
tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel
bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer,
scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal
tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel. Port serial
biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse.
Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam
motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam
motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang
merepotkan.
Gb. Port parallel dan seria
]
12. RJ-45 Port
Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat
network.
Gb. RJ-45 Port
13. line in jack
jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio
lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.
Gb. Line in jack
14. line out jack
jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada
mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.
Gb. Line out jack
15. microphone jack
jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel
funsi jack ini rear speaker out belakang.
Gb. Microphone jack
16. USB 2.0 port 1 dan port 2
kedu port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk
menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
USB 2.0 port 1 dan port 2
17. USB 2.0 port 3 dan port 4
kedu port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk
menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
Gb. USB 2.0 port 3 dan port 4
18. Video Graphics Adapter Port
Port 15-pin ini adalah untuk VGA monitor atau VGA perangkat lain yang
kompatibel
8)
10 tips perawatan komputer
Sepuluh tips perawatan yang dapat Anda gunakan sehari hari agar komputer selalu berjalan dengan baik.- Jangan mematikan komputer secara paksa dengan menekan tombol power, tunggulah sampai Windows benar-benar telah mati ter-shut down dengan sempurna.
- Gunakan UPS (uninteruptable power supply) untuk menjaga komputer dari crash selama listrik padam. UPS juga melindungi komputer dari turun naiknya tegangan. UPS yang dilengkapi dengan fitur “surge protector” akan melindungi komputer dari hampir semua jenis ganggunan pada tegangan listrik.
Backup, backup dan backup data. Gunakan dua drive yang terpisah secara fisik (bukan hanya berbeda partisi dalam drive fisik yang sama) seperti hard drive eksternal, Zip disk, CD-RW dll
- Jalankan Scandisk dan Defragmentasi setidaknya sebulan sekali. Hal ini akan menjaga hard drive agar tetap baik dan mencegah crash.
- Jangan cabut perangkat atau peripheral dari komputer ketika sedang menyala. Mencabut ketika komputer sedang menyala dapat mengakibatkan hubungan singkat pada soket konektor atau motherboard. Satu-satunya pengecualian adalah jika anda menggunakan peripheral “hot pluggable”
- Sisakan setidaknya 300MB pada drive C: untuk digunakan oleh Windows. Jika menggunakan Windows XP atau Vista maka sediakan space kosong di drive C: sekitar 400-600 MB. Hapus program aplikasi yang tidak diperlukan dengan menggunakan ADD/Remove pada panel control Windows untuk mengurangi pemakaian space. Program aplikasi seperti CCleaner juga dapat dipakai untuk menghapus file temporary, registry yang tidak terpakai secara aman.
- Periksa dan kurangi program aplikasi yang di load secara otomatis saat start-up Windows. Program aplikasi seperti ini menggunakan memory dan Windows Resources. Program seperti ini biasanya juga akan terlihat pada Windows System Tray (di bagian kiri bawah layar). Konfigurasikan agar program tidak dimuat dalam daftar start-up Windows, untuk program lain yang berjalan pada mode Background dapat dilihat dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan. Untuk me-non-aktifkan program tersebut Anda dapat menggunakan utility seperti SysInternals AutoRun.
- Gunakan dan lakukan pemeriksaan komputer dengan program antivirus secara teratur. Perlindungan terbaik adalah pemantauan real-time dari program antivirus. Berikutnya adalah gunakan virus checker online seperti Housecall disediakan oleh Trend Micro.
- Program firewall juga penting untuk membatasi akses dari dunia luar menuju ke sistem anda. Beberapa firewall juga dilengkapi dengan fitur alarm yang akan memberitahukan kepada anda bila ada aktivitas mencurigakan pada sistem yang Anda gunakan.
- Ketika anda membeli peripheral atau perangkat lunak baru biasanya Anda juga mendapatkan CD berisi driver dan program aplikasi untuk menunjang dan dibutuhkan dalam penggunakan perangkat baru tersebut. Jika karena satu dan lain hal Anda harus menginstall ulang Windows, maka Anda akan membutuhkan driver dan aplikasi tadi. Oleh karena itu simpan baik-baik CD instalasi ditempat yang aman dan mudah diingat. Anda tidak akan pernah tau, kapan Anda akan membutuhkannya. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menyatukan dan meng-copy semua file instalasi & driver kedalam media lain seperti USB Flash drive atau Harddisk external yang anda simpan secara khusus untuk keperluan instalasi ulang.
Lalu apakah perlu kita mengganti heatsink processor kita yang masih standard dari pabrik?? Kalo menurut saya sih sebagai pengguna AMD, gamer dan overclocker, tentunya kita perlu mengganti heatsink processor standard dengan heatsink yang lebih besar, karena suhu panas adalah musuh utama dari processor kita jadi apabila processor kita kepanasan tentunya akan memperpendek umur processor tersebut. Berikut salah satu gambar heatsink Prolimatech Megahalem, heatsink ini merupakan salah satu incaran saya tahun ini, hehehee..
Fungsi :
Port ini digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya (jaringan LAN)
Juga berfungsi menghubungkan CPU dengan jaringan komputer.
Port ini juga biasa digunakan untuk menyambungkan komputer dengan internet
FUNGSI VGA CARD = Fungsi :
Port ini menghubungkan monitor dengan CPU dan membuat monitor menampilkan isi dari cpu tersebut
10)PERAKITAN PC ADALAH = Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir
1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
rakit4.jpg
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.
rakit5.jpg
Jenis Slot
1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
rakit6.jpg

Tidak ada komentar:
Posting Komentar